Gunung Lawu, Petilasan Terakhir Majapahit

Gupak Menjangan - Telaga Air Jalur Pendakian Candi Cetho - Sabana Gunung Lawu
Gupak Menjangan - Telaga Air Jalur Pendakian Candi Cetho - Sabana Gunung Lawu

Gunung Lawu, Petilasan Terakhir Majapahit

Gunung Lawu terkenal dengan tradisi 1 Suro dan petilasan terakhir Kerajaan Majapahit di Puncak Hargo Dalem.

Gunung Lawu merupakan gunung tertinggi ketiga di Jawa Tengah setelah Gunung Slamet 3.428 mdpl dan Gunung Sumbing 3.361 mdpl. Gunung Lawu mempunyai ketinggian ( altitude ) 3.265 mdpl ( meter diatas permukaan air laut ). Gunung Lawu memiliki tiga puncak, Puncak Hargo Dalem, Hargo Dumiling dan Hargo Dumilah. Yang terakhir ini adalah puncak tertinggi.

Gunung Lawu terletak di perbatasan Propinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah, Kabupaten Magetan, dan Kabupaten Ngawi Jawa Timur.

Gunung Lawu berstatus gunung berapi mati namun mempunyai beberapa kawah yang masih aktif. Gunung Lawu mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan hutan Ericaceous.

Di lereng Gunung Lawu terdapat berbagai macam tempat wisata yang terkenal, diantaranya adalah Air Terjun Grojogan Sewu Tawangmangu, Telaga Sarangan, Candi Cetho, Kebun Teh Kemuning, Air Terjun Jumog, Air Terjun Parang Ijo, The Lawu Park, Bukit Sakura Hill, Taman Balekambang, dan obyek wisata lainnya.

Savana Gunung Lawu - Jalur Pendakian Candi Cetho
Savana Gunung Lawu - Jalur Pendakian Candi Cetho

 

Jalur Pendakian Gunung Lawu

Beberapa jalur Pendakian Gunung Lawu yakni, Cemoro Sewu, Cemoro Kandang, Candi Cetho,  dan Singolangu

Gunung Lawu dapat didaki melalui 3 jalur resmi, yakni jalur pendakian via Cemoro Sewu Kabupaten Magetan Jawa Timur, jalur pendakian via Cemoro Kandang dan Candi Cetho Karanganyar Jawa Tengah. Ketiga jalur pendakian tersebut mempunyai karakteristik dan tantangan yang berbeda.
  1. Jalur Pendakian Via Cemoro Sewu

    Jalur pendakian via Cemoro Sewu merupakan jalur favorit pendakian karena durasi waktu yang dibutuhkan lebih singkat. Jalur ini merupakan jalur tercepat untuk mencapai puncak Hargo Dumilah.

    Selain merupakan jalur tercepat, jalur pendakian ini didominasi oleh batu yang disusun menyerupai tangga sehingga tidak mudah terpeleset dan berdebu ketika musim kemarau.

    Namun, meski demikian bagi yang mempunyai keluhan persendian dan lutut tidak kami rekomendasikan melalui jalur ini karena kelenturan pijakan akan membuat keluhan persendian dan lutut bisa kumat sehingga bisa menghambat pendakian yang sudah direncanakan.
  2. Jalur Pendakian Via Cemoro Kandang

    Jalur pendakian via Cemoro Kandang merupakan salah satu jalur untuk mencapai puncak Gunung Lawu. Jalur pendakian ini terletak sekitar 1 km dari jalur pendakian Cemoro Sewu.

    Jalur pendakian ini didominasi oleh tanah liat dan memutar sehingga sangat nyaman untuk yang mempunyai keluhan persendian dan lutut. Karena jalur memutar maka durasi pendakian melalui jalur ini lebih lama dibandingkan dengan jalur Cemoro Sewu.
  3. Jalur Pendakian Via Candi Cetho

    Jalur pendakian via Cetho merupakan jalur favorit yang menginginkan view sabana yang memanjakan mata.

    Jalur pendakian ini didominasi oleh tanah liat dan memutar sehingga sangat nyaman untuk semua usia. Namun demikian mendaki melalui jalur ini membutuhkan lebih banyak waktu.

    Jalur pendakian ini terletak di samping obyek wisata Candi Cetho sehingga bagi Anda yang mempunyai cukup waktu tidak ada salahnya untuk mampir terlebih dahulu di obyek wisata Candi Cetho.

    Menurut catatan sejarah Candi inilah yang merupakan petilasan terakhir kerajaan Majapahit yang diperintah oleh Brawijaya V.
Candi Cetho yang sangat sayang kalau di lewatkan ketika melewati jalur pendakian Candi Cetho
Candi Cetho yang sangat sayang kalau di lewatkan ketika melewati jalur pendakian Candi Cetho
Demikianlah informasi tentang jalur pendakian Gunung Lawu yang dapat kami publikasikan. Apabila membutuhkan bantuan informasi yang lain seperti guide, porter, itenerary program, carter transportasi, paket wisata pendakian Gunung Lawu, atau semisalnya langsung saja menghubungi admin.

Saran kami adalah mendakilah bersama guide dan porter berpengalaman untuk meminimalisir hal hal yang tidak direncanakan, karena mencegah lebih baik daripada terlambat.

Posting Komentar

0 Komentar